Berikut Ini 4 Cara Menghitung Usia Kehamilan Yang Akurat

Cara menghitung usia kehamilan. Suatu momen yang paling di tunggu-tunggu dalam sebuah perkawinan adalah kehamilan.

Baca: 5 Makanan Sehat Untuk Ibu Hamil Yang Lengkap Nutrisinya

Keluarga kecil anda tentu nya akan lengkap dengan kehadiran si kecil. Tanda awal kehamilan pun selalu di nanti, apa pun bentuk nya, terlambat haid, mual, muntah.

Saat anda positif di nyatakan hamil oleh dokter, maka saat itu juga dokter akan memperkirakan waktu kelahiran.

Waktu kelahiran sendiri di hitung dari perkiraan usia kehamilan.

 

Cara menghitung usia kehamilan yang akurat

Ada beberapa cara yang bisa di gunakan untuk menghitung usia kehamilan, simak penjelasannya berikut ini:

1. Berdasarkan Periode Menstruasi Terakhir

Cara menghitung usia kehamilan dengan cara ini hanya bisa digunakan bagi wanita yang siklus haid nya teratur.

Karena metode penghitungan nya berdasarkan tanggal menstruasi terakhir, bukan berdasarkan waktu perkiraan pembuahan.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Yang Akurat

Jadi hari kelahiran bayi dapat di perkirakan sekitar 40 minggu setelah hari pertama dari siklus menstruasi terakhir.

Tapi perkiraan hari kelahiran bayi ditambah dan di kurangi 7 hari dari tanggal kelahiran awal yang sudah di tentukan tadi.

(+) Kelebihan :

Menggunakan metode ini sebagai penghitungan hari kelahiran, sangat mudah di lakukan sendiri tanpa harus menggunakan bantuan dokter.

Tapi hari kelahiran nya sendiri belum bisa di pastikan, walau pun tanggal kelahiran bayi sudah di dapat.

(-) Kekurangan :

Metode ini hanya bisa di gunakan pada wanita yang memiliki siklus haid yang teratur. Wanita yang tidak ingat waktu terakhir menstruasi pun tidak bisa menerapkan cara ini.

Cara menghitung usia kehamilan

HPHT = Hari Pertama Haid Terakhir.

Untuk melakukan metode ini dapat menggunakan rumus Naegele.

Sebagai catatan metode ini efektif di gunakan pada wanita yang memiliki siklus haid selama 28 sampai 30 hari.

 

Berikut ini rumusnya:

(HPTP ditambah 7, bulan dikurangi 3, tahun ditambah 1 )

Contoh :

HPTP adalah 15 September 2016

Maka penghitungannya adalah ( Tanggal 15 – 7 = 12 ), ( Bulan 9 – 3 = 6 atau juni) ( Tahun 2016 + 1 =2017 )

Jadi kemungkinan bayi lahir pada tanggal 12 Juni 2016.

Untuk hari perkiraan lahir ( HPL) menggunakan rumus ditambah dan di kurangj 7 pada tanggal kelahiran, jadi dari contoh di atas HPL = 5 juni 2016 sampai 19 Juni 2016.

 

2. Dengan Pemeriksaan USG

Cara menghitung usia kehamilan berikut nya dengan melakukan pemeriksaan USG.

Untuk metode ini harus dilakukan oleh dokter kandungan yang sudah ahli dalam bidang nya.

Untuk perkiraan usia kehamilan bisa di lakukan sekitar 5 hingga 6 minggu setelah masa terakhir haid.

Bahkan usia kehamilan sudah bisa di prediksi pada saat janin berusia 8 sampai 18 minggu.

(+) Kelebihan :

Penggunaan metode ini cukup akurat bagi wanita yang memiliki siklus haid yang tidak teratur, tapi masih ingat kapan waktu terakhir menstruasi.

(-) Kekurangan :

Cara ini tidak akurat untuk menghitung usia kehamilan jika penghitungan nya dilakukan pada pertengahan masa kehamilan.

Hal ini menganggu bagi ibu yang siklus haid nya tidak teratur dan menggunakan alat kontrasepsi (KB)

Cara Menghitung Usia Kehamilan Yang Akurat

Cara Pemeriksaan USG

Metode pemeriksaan USG dilakukan dengan cara menggunakan alat transduser yang diletakkan di atas perut.

Tapi cara ini jadi tidak terlalu efektif karena janin masih sangat kecil dan tidak bisa di lihat dengan jelas.

Biasa nya dokter akan menggunakan alat USG endovaginal untuk melihat kondisi janin.

Pemeriksaan cara ini dengan memasukkan alat khusus melalui vagina, supaya dapat melihat janin dengan jelas.

Apa yang bisa dilihat dari pemeriksaan USG

Dengan menggunakan alat USG endovaginal, maka ada tiga bagian yang dapat dilihat jika anda hamil, yaitu :

  • Kantung kehamilan merupakan sebuah kantung air yang berisi janin
  • Fetal adalah janin ringan yang menggambarkan calon organ lengan dan kaki. Bentuk nya sendiri sangat bervariasi, tergantung dari usia kandungan
  • Kantung kuning telur yaitu struktur khusus yang berisi makanan untuk janin ketika plasenta baru berkembang.

Jika terjadi kehamilan kembar maka bisa ditemukan janin ada dua atau tiga dan seterusnya.

Bagaimana jika yang terlihat hanya kantung janin?

Sebenarnya kantung janin terbentuk karena ada kehamilan dini atau janin sebenarnya belum berkembang di dalam kantung janin.

Tapi jika anda mengalami kantung janin kosong perlu diwaspadai bisa jadi sebagai kehamilan ektopik atau janin tidak berkembang.

Kondisi ini bisa menyebabkan pendarahan dan kematian pada ibu hamil.

Tidak Ditemukan detak jantung dalam pemeriksaan USG

Di awal pemeriksaan USG yang dilakukan, bisa saja tidak ditemukan detak jantung. Ini termasuk kondisi yang normal jadi anda tidak perlu khawatir. Biasa nya akan dilakukan pemeriksaan ulang pada jadwal selanjutnya, untuk memastikan kondisi janin. Dan jika di pemeriksaan ulang masih belum ditemukan detak jantung, bisa jadi janin meninggal dalam kandungan.

Pemeriksaan USG untuk menghitung usia kehamilan

Metode penghitungan usia kehamilan yang paling akurat sebenarnya dengan patokan periode menstruasi terakhir.

Tapi bagi ibu yang memiliki siklus haid tidak teratur maka pemeriksaan USG sangat diperlukan.

Pemeriksaan USG sangat efektif jika dilakukan pada trimester pertama kehamilan.

 

3. Tes HCG

Tes Human Chorionic Gonadotropin (HCG) bisa dilakukan untuk menentukan usia kehamilan.

Metode ini dilakukan dengan mengambil sampel darah atau urin ibu hamil.

Jika dalam tes tersebut terdapat HCG maka bisa dipastikan usia kehamilan setidaknya sudah memasuki 3 sampai 4 minggu.

Cara ini sangat berguna untuk memeriksa kehamilan yang tidak terdeteksi.

Peningkatan pada HCG dalam tubuh bisa menjadi penyebab morning sickness.

(+) Kelebihan

Cara ini akurat untuk mengetahui seseorang benar-benar atau tidak, dan jauh lebih akurat jika dibandingkan dengan pemeriksaan urin yang dilakukan sendiri di rumah.

(-) Kekurangan

Cara ini tidak akurat bagi ibu yang siklus haidnya tidak teratur.

Selain itu bagi ibu yang melewatkan tanda tanda kehamilan awal dan menggunakan alat kontrasepsi cara ini tidak bisa digunakan.

Cara Menghitung Usia Kehamilan Yang Akurat

4. Pemeriksaan Tinggi Puncak Rahim

Untuk menggunakan cara pemeriksaan tinggi puncak rahim untuk menentukan usia kehamilan, harus dilakukan oleh dokter kandungan yang ahli.

Metode ini juga efektif untuk mengetahui janin berkembang secara normal apa tidak, dan menentukan perkiraan hari kelahiran bayi.

 

Metode ini dapat dilakukan dengan 2 cara:

Yang pertama mengukur dengan jari dokter atau menggunakan pita meter pengukur.

Usia kehamilan sendiri biasa nya berdasarkan tinggi puncak rahim yang di ukur dari tulang kemaluan.

Kenaikan rahim yang normal biasa nya 4 cm setiap bulan.

 

Pemeriksaan dengan cara ini membutuhkan metode palpasi abdomen pada kehamilan.

Dengan melihat dari tinggi puncak rahim ini, maka dokter bisa mengetahui perkembangan janin dari tahap awal sampai tahap akhir.

Bahkan jika ada masalah pada janin, dokter dapat mengetahui nya.

Berikut Ini 4 Cara Menghitung Usia Kehamilan Yang Akurat | Shafa | 4.5
Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.